Sabtu, 22 Mei 2010

Jenis-Jenis Gangguan Komunikasi

Yang dimaksud dengan gangguan komunikasi meliputi berbagai lingkup masalah yaitu gangguan bicara, bahasa, dan mendengar. Gangguan bahasa dan bicara juga melingkupi gangguan seperti dibawah ini, antara lain :

  1. artikulasi

meliputi kegagalan mengucapkan satu huruf sampai beberapa huruf. Sering terjadi penghilangan atau penggantian bunyi huruf itu sehingga menimbulkan kesan bahwa bicaranya seperti anak kecil, selain itu juga dapat gangguan dalam pitch, volume atau kualitas suara.

  1. gangguan keterlambatan suara

salah satunya disebabkan oleh factor lingkungan atau hilangnya pendengaran. Keterlambatan bisa mulai dari bentuk yang sederhana seperti, bunyi suara yang “tidak normal” (sengau, serak) sampai dengan ketidakmampuan untuk mengerti atau menggunakan bahasa, atau ketidakmampuan mekanisme oral-motor dalam fungsinya untuk bicara dan makan.

  1. afasia (kesulitan menggunakan kata-kata, biasanya karena memar atau luka pada otak)

kehilangan kemampuan untuk membentuk kata-kata atau kehilangan kemampuan untuk menangkap arti kata-kata sehingga pembicaraan tidak dapat berlangsung dengan baik. Anak-anak dengan afasia didapat memiliki riwayat perkembangan bahasa awal yang normal, dan memiliki onset setelah trauma atau gangguan neurologis lain (sebagai contoh : kejang)

  1. masalah kelancaran bicara (gagap)

gangguan kelancaran atau abnormalitas dala kecepatan atau irama bicara. Terdapat pengulangan suara, suku kata atau kata, atau suatu bloking yang spasmodic, bisa terjadi spasme tonik dari otot-otot bicara yaitu lidah, bibir dan laring. Terdapat kecenderungan adanya riwayat gagap dalam keluarga. Selain itu, gagap juga disebabkan oleh tekanan dari orangtua agar anak bicara dengan jelas, gangguan lateralisasi, rasa tidak aman dan kepribadian anak.

Sumber :

http://www.dokteranakku.com/wp-content/downloads/Buku%20gangguan%20bicara%20dan%20bahasa.pdf

http://dannyprijadi.wordpress.com/2009/01/19/gangguan-komunikasi-pada-anak/

0 komentar:

Posting Komentar